Kamis, 25 Juli 2013
Makanan Baik Dan Buruk Untuk Pencernaan
5 Jenis Makanan yang Baik Untuk Pencernaan
-Yogurt
Dalam usus seseorang terdapat triliunan bakteri yang membantu mencerna makanan. Yogurt mengandung beberapa jenis bakteri sehat yang baik untuk pencernaan Anda.
-Kimchi
Kimchi adalah makanan favorit di Korea yang terbuat dari kubis, lobak, bawang serta rempah-rempah. Bahan utamanya adalah kubis, yang mempromosikan pertumbuhan bakteri sehat dalam usus besar. Kubis juga mengandung jenis serat yang tidak perlu dicerna, sehingga hal ini dapat membantu menghilangkan limbah dan menjaga buang air besar tetap teratur.
-Biji-bijian
Biji-bijian, seperti yang terkandung dalam roti gandum, gandum, dan beras merah, merupakan sumber serat yang baik yang membantu memperlancar pencernaan. Serat juga dapat membantu Anda merasa kenyang dan menurunkan kadar kolesterol.
-Pisang
Pisang membantu memulihkan fungsi usus kembali normal, terutama setelah Anda menderita diare. Pisang juga mengembalikan elektrolit dan kalium yang mungkin hilang karena diare. Buah ini juga memiliki banyak serat untuk membantu pencernaan.
-Jahe
Rempah-rempah ini telah digunakan selama ribuan tahun sebagai cara yang aman untuk meredakan mual, muntah, mabuk perjalanan, buang-buang gas dan kehilangan nafsu makan. Tetapi jangan mengkonsumsi jahe secara berlebihan, karena konsumsi jahe 2 sampai 4 gram per hari menunjukkan efek sebaliknya yaitu perut mulas.
7 Makanan Buruk untuk Pencernaan
-Makanan berlemak dan gorengan
Kedua makanan ini dapat menyebabkan refluks asam dan membuat perut mulas. Makanan yang mengandung lemak dalam jumlah yang tinggi dapat menyebabkan tinja berwarna pucat (steatorrhea). Orang yang memiliki sindrom iritasi usus harus menghindari makanan tinggi lemak, termasuk mentega dan krim karena dapat menyebabkan masalah pencernaan.
-Cabai
Masakan pedas karena terlau banyak cabai dapat mengiritasi kerongkongan dan menyebabkan rasa mulas di perut. Orang yang menderita sindrom iritasi usus besar atau memiliki maag kronis, disarankan untuk tidak makan makanan yang terlalu pedas.
-Susu
Susu baik dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi asupan kalsium dalam tubuh Anda. Tapi bagi orang yang tidak toleran terhadap laktosa, susu dapat menyebabkan diare, buang-buang gas, perut kembung dan kram.
Penyakit usus, penyakit Crohn dan kemoterapi dapat merusak usus dan menyebabkan seseorang intoleran terhadap laktosa. Orang dengan masalah tersebut tidak memiliki enzim laktase yang cukup dalam tubuhnya, sehingga tidak mampu memecah laktosa pada susu.
-Alkohol
Alkohol dapat membuat kerongkongan menjadi lemas dan menyebabkan refluks asam atau mulas. Minum alkohol juga dapat merusak enzim pencernaan tertentu dan mencegah terserapnya nutrisi makanan yang Anda makan. Terlalu banyak alkohol juga dapat menyebabkan diare dan kram perut.
-Coklat
Sebuah studi pada tahun 2005 menunjukkan bahwa coklat tidak baik dikonsumsi oleh orang dengan sindrom iritasi usus besar atau sembelit yang kronis. Coklat juga mengandung kafein, yang pada ebberapa orang dapat merangsang kram, kembung dan diare.
-Kopi, teh, dan minuman ringan
Kopi, teh, dan minuman bersoda bertindak sebagai diuretik, yang dapat menyebabkan diare dan kram. Minuman berkafein dapat menyebabkan masalah pada pencernaan terutama untuk orang dengan penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Jika Anda memiliki GERD atau rasa panas dalam perut, Anda harus menghindari minum teh rasa mint.
-Jagung
Serat jagung baik untuk Anda, tetapi jagung juga mengandung selulosa, jenis serat tidak dapat diurai dengan mudah. Karena tidak tercerna dengan baik, jagung dapat menyebabkan sakit perut dan timbulnya gas di perut.
Semoga bermanfaat bagi para pembaca atas artikel diatas semoiga dapat membantu masalah pencernaan Anda ya guys:)
Selasa, 16 Juli 2013
Tips Menjaga Pencernaan
Sistem pencernaan seperti prosesor komputer. Banyak bagian yang harus dalam kondisi baik agar bisa bekerja dengan benar dan efektif. Jika salah satu organ bermasalah, bisa merusak sistem secara keseluruhan.
Bukan hanya menjaga kondisi lambung selalu dalam keadaan baik, Anda juga harus memperhatikan kesehatan liver dan pankreas. Keduanya berperan penting untuk membuat Anda merasa kenyang dan membuat sistem pencernaan selalu dalam keadaan sehat, sehingga bekerja dengan baik.
Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan, ada tiga hal yang patut Anda perhatikan. Terutama, bagi Anda yang pernah mengalami gangguan pencernaan serius.
1. Minuman sehat
Ginseng, kayu manis, kopi, dan teh membantu penyerapan insulin serta mengurangi risiko penyakit diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan substansi ginseng dan bubuk kayu manis dapat meningkatkan fungsi insulin lebih dari 50 persen. Hal ini sangat baik, bukan hanya untuk menstabilkan kadar gula darah, tapi juga kesehatan sistem pencernaan Anda.
2. Konsumsi sayuran garing
Sayuran yang teksturnya garing, seperti brokoli, selada, dan kembang kol dikenal sebagai sayuran pencegah kanker. Tak hanya itu, sayuran-sayuran tersebut juga membantu proses pengeluaran racun dalam liver. Kandungan vitamin B dan C-nya juga sangat baik bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.
3. Hindari racun
Adalah hal yang tidak mungkin hidup di dunia dan bebas dari racun. Tapi, setidaknya Anda bisa menghindari polusi, serta paparan racun dan makanan dan minuman, untuk meminimalisasi. Ini bisa membantu kerja liver yang tugasnya membuang racun.
Mulai sekarang, seperti dilansir dari Oprah.com, kenakan masker saat Anda ke luar rumah dan terkena asap kendaraan. Lalu, kurangi konsumsi makanan olahan dan makanan beku, yang telah melalui proses panjang di pabrik.
Jaga Pencernaan Anda sebelum Terlambbat :)
Minggu, 07 Juli 2013
Cara Mengatasi Masalah Pencernaan Anak
Sakit perut dan kembung jadi salah satu masalah yang sering dijumpai pada anak-anak. Bagaimana dengan masalah kesehatan lainnya? Ya betul Ibu-ibu, masalah pencernaan lah jawabannya. Mau tau cara ampuh mengatasinya. Ikuti saran dari webmd.com berikut ini untuk mengatasinya.
1. Sembelit
Ibu-ibu pasti kasihan melihat anaknya susah BAB (Buang Air Besar). Yang harus ibu lakukan adalah menambah asupan serat pada makanan sehari-hari. Sajikan buah, sayur, gandum, dan sereal kaya serat. Minum yang banyak juga bisa membantu mengatasi sembelit lho, karena membantu makanan tercerna dengan baik.
2. Diare
Menambah serat serta mengurangi makan dan minum yang manis-manis dapat membantu mengatasi diare ringan. Ibu bisa memberikan oatmeal dan banana sebagai penawarnya. Tapi, kalau diarenya sudah parah, harus segera diperiksakan ke dokter ya, Bu.
3. Virus dalam perut
Hal pertama yang harus dilakukan yaitu memberikan minum, seperti minuman berelektrolit, karena kalau anak sampai muntah, dehidrasi akan sangat mungkin terjadi. Agar dehidrasi tidak bertambah parah, ibu sebaiknya memberikan makanan yang tidak berbumbu seperti nasi putih dan roti tawar. Kalau anak ibu tidak suka dengan makanan tawar, ibu bisa menggantinya dengan protein yang mudah dicerna seperti ayam atau telur dadar. Penambahan protein memang penting untuk mengembalikan kekuatan tubuh anak dan mempercepat penyembuhan.
Lebih perhatikan pola makan dan apa yang harus dimakan oleh si buah hati ya Bund?
Langganan:
Postingan (Atom)