Selasa, 29 Oktober 2013

Cara Alami Agar Sistem Pencernaan Tetap Sehat


Pola makan yang tidak sehat serta gaya hidup modern berpengaruh besar terhadap kinerja enzim pencernaan dan menyebabkan gangguan pencernaan. Anda perlu meningkatkan kesehatan pencernaan dengan cara yang alami agar terhindar dari masalah pencernaan.

Mikroba yang berkembang di usus berjumlah 10 kali lebih banyak dari jumlah keseluruhan mikroba pada keseluruhan sel-sel di seluruh tubuh. Spesies mikroba di usus berfungsi untuk memecah makanan yang Anda makan menjadi potongan-potongan kecil dan menyerap nutrisi ke dalam aliran darah.

Mikroba tersebut juga membantu detoksifikasi dan sistem kekebalan tubuh. Jumlah mikroba dalam usus harus sesuai dengan rasio 85:15. Apabila jumlahnya tidak sesuai dengan rasio tersebut, maka mikroba dapat bersifat patogen atau menyebabkan penyakit, seperti peradangan kronis di usus dan masalah pencernaan lain.

Berikut 4 hal yang perlu Anda perhatikan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan Anda secara alami, seperti dilansir naturalnews, Selasa (3/7/2012) antara lain:

1. Minum air murni

Air bersih sangat penting bagi pencernaan yang sehat, tetapi kini kebanyakan orang minum air yang telah tercemar klorin dan desinfektan lainnya. Klorin dapat mensterilkan air dan ketika dikonsumsi juga akan menstrerilkan tubuh.

Dengan demikian, rasio mikroba dalam usus sudah tidak seimbang lagi, sehingga tubuh lebih rentan terhadap spesies patogen seperti Candida, yang dapat menyebabkan masalah pada pencernaan.
Air yang paling baik untuk dikonsumsi adalah yang berasal dari mata air alami atau yang telah melewati sistem penyaringan reverse osmosis. Mata air alami sering mengandung beberapa bakteri sehat yang baik untuk pencernaan Anda.

2. Makan makanan anti-inflamasi

Makan makanan anti-inflamasi seperti produk kelapa, alpukat, minyak zaitun, buah & sayuran dapat mengurangi aktivitas inflamasi dalam tubuh dan membantu menyembuhkan usus. Cuka sari apel atau perasan lemon segar juga dapat membantu tubuh mencerna protein yang berat.

3. Makanan fermentasi meningkatkan fungsi pencernaan

Makanan yang difermentasi secara alami dapat membantu melindungi usus dengan spesies mikroba sehat. Produk susu yang difermentasi, keju dan kimchi mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan.

4. Menambahkan bumbu herbal ke dalam masakan

Tanaman herbal yang berkhasiat seperti kunyit, bawang putih dan bawang merah harus digunakan sebanyak mungkin untuk meningkatkan koordinasi kekebalan tubuh. Tumbuhan herbal karminatif mampu merangsang sistem pencernaan tubuh untuk bekerja lebih baik, karena bekerja efektif mengusir gas dalam perut dan mengurangi rasa sakit di lambung dan usus.

Tumbuh-tumbuhan karminatif antara lain ketumbar, kayu manis, jahe, adas, cengkeh, jintan, peppermint, dan kunyit. Tumbuhan ini juga membantu merangsang keluarnya tinja yang nyaman untuk orang yang menderita sembelit kronis.

Senin, 21 Oktober 2013

Gangguan Pencernaan Pada Ibu Hamil


Gangguan pencernaan atau dispepsia adalah rasa nyeri yang berhubungan dengan rasa nyeri bagian atas biasanya beberapa keluhan terjadi seperti mual, muntah, kembung serta perasaan kenyang. Gangguan ini disebabkan oleh perubahan hormonal selama kehamilan yang menekan perut anda. Sebanyak delapan dari sepuluh wanita mengalami gangguan pencernaan pada beberapa titik selama kehamilan mereka. Gejala-gejala gangguan pencernaan dapat mencakup perasaan cepat kenyang, merasa sakit atau mual, dan bersendawa. Gejala biasanya datang setelah anda menyantap beberapa makanan. Anda dapat membantu meringankan ketidaknyamanan pencernaan dan mulas dengan membuat perubahan konsumsi makan tertentu dan gaya hidup, dan pengobatan yang aman untuk kehamilan. Bicaralah dengan bidan atau dokter kandungan.
Gejala gangguan pencernaan

Gejala gangguan pencernaan dan mulas pada kehamilan sama seperti kondisi umunya. Gejala utama adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di dada atau perut. Hal ini biasanya terjadi setelah makan atau minum, tetapi kadang-kadang sebelum anda makan sehingga mengurangi konsumsi makan tertentu. Pada minggu ke 27 gangguan pencernaan akan meningkat dua kali lipat. Bagi anda yang sedang hamil gangguan pencernaan akan mengakibatkan beberapa kondisi :

    Mulas, sensasi terbakar yang disebabkan oleh asam melewati dari perut ke kerongkongan
    Merasa tidak nyaman
    Bersendawa
    Kembung
    Mual dan muntah

Penyebab gangguan pencernaan pada kehamilan

Gejala-gejala gangguan pencernaan (dispepsia), termasuk mulas, disebabkan oleh asam lambung datang ke dalam kontak dengan lapisan pelindung sensitif (mukosa) dari sistem pencernaan Anda. Asam lambung memecah mukosa, yang menyebabkan iritasi dan menyebabkan gejala gangguan pencernaan. Bila Anda sedang hamil, Anda lebih mungkin untuk memiliki gangguan pencernaan karena:

    Perubahan hormonal selama kehamilan
    Rahim Anda tumbuh membesar sehingga menekan perut Anda
    Anda memiliki gangguan pencernaan sebelum Anda hamil
    Anda berada di tahap terakhir dari kehamilan (trimester ketiga)

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin dapat mengontrol pencernaan Anda dengan membuat perubahan pada cara makan. Sebagai contoh mungkin membantu untuk makan makanan kecil lebih sering, daripada makan besar tiga kali sehari sehingga membantu pencernaan anda, menghindari makan dalam waktu tiga jam untuk pergi tidur di malam hari, duduk tegak ketika Anda makan karena ini akan mengambil tekanan dari perut Anda selain itu mengkonsumsi makanan yang mengandung serat dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap hari akan membantu anda dalam mengatasi gangguan pencernaan. Minum segelas susu dapat meredakan mulas, anda dapat menyediakan segelas susu disamping tempat tidur anda sehingga membantu anda dalam mengatasi gangguan pencernaan yang menggagu tidur anda.

Membuat catatan dari setiap makanan tertentu, minuman atau kegiatan yang tampaknya membuat pencernaan Anda lebih parah dan menghindainya jika memungkinkan. Seperti menghindari makanan yang pedas dan berlemak, mengurangi konsumsi kafein, teh, kopi dan minuman soda. Dalam beberapa kasus, perubahan pola makan dan gaya hidup mungkin cukup untuk mengontrol pencernaan, terutama jika gejalanya ringan. Akan tetapi jika Anda memiliki gangguan pencernaan yang parah maka dokter atau bidan dapat menyarankan menggunakan obat untuk membantu meringankan gejala-gejala Pada saat anda akan melakukan istirahat anda dapat menggunakan beberapa bantal untuk mengganjal kepala dan bahu ke atas atau menaikan kepala ke tempat tidur sehingga membantu mencegah asam lambung bergerak ke kerongkongan Anda saat Anda tidur.
Semoga semua diberi kesehatan ya bund dan artikel diatas semoga bermanfaat :)


Rabu, 09 Oktober 2013

Menjaga Pencernaan Sehat


Puasa membuat pola makan berubah, membuat tubuh melakukan detoksifikasi, dan mengambil energi dari cadangan lemak. Puasa pada dasarnya membuat tubuh kita lebih sehat.

Namun, tak sedikit yang mengalami kondisi sebaliknya, yaitu mengalami gangguan pencernaan kala puasa. Untuk itu, penting menjaga pola makan dan menjaga sistem pencernaan agar senantiasa sehat.

Dokter spesialis penyakit dalam Ari Fahrial Syam mengatakan, ada hal-hal yang perlu diperhatikan bagi yang ingin berpuasa agar tak mengalami masalah pencernaan atau bagi yang mempunyai penyakit kronis pada pencernaan.

Hal yang paling penting adalah penuhi gizi seimbang dengan makanan bervariasi dan tidak melewatkan sahur serta menyegerakan berbuka.

“Minum air putih yang banyak serta mengunyah makanan lebih lama, itu bagus untuk pencernaan,” kata dokter yang bertugas di RS Cipto Mangunkusumo ini, Rabu (24/7).

Mengonsumsi minuman yang mengandung probiotik merupakan salah satu cara untuk melancarkan sistem pencernaan dalam tubuh. Probiotik mengandung mikroorganisme hidup yang bekerja meningkatkan kesehatan dengan cara menjaga dan memperbaiki keseimbangan flora dalam usus.

Ketika dicerna, sisa makanan dalam usus tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas makanan yang dikonsumsi, tapi juga oleh keseimbangan mikroflora dalam usus. Konsumsi probiotik dapat membantu menjaga fungsi pencernaan dan memperlancarnya.

Minuman probiotik bisa dikonsumsi untuk berbuka puasa. Karena berisikan mikroorganisme (bakteri-bakteri) yang baik bagi tubuh.

Minuman ini bisa melapisi dinding-dinding usus halus dengan bakteri baik yang berguna untuk mencerna makanan dan membuat kadar bakteri jahat yang sifatnya parasit di usus jumlahnya menjadi normal.

Selama berpuasa, usus dipenuhi dengan bakteri jahat yang berkembang dengan cepatnya dan bisa membuat tubuh mengalami gangguan pencernaan, paling buruk adalah tifus, yang berarti bakteri-bakteri jahat, seperti Escherichia coli, telah sukses membuat usus luka dan berlubang.

Menurut Ari, makanan yang berlebihan porsinya, terutama kala berbuka, sebaiknya dihindari. Namun, jika porsi yang diperbanyak adalah buah dan sayur, tak mengapa. Sebaiknya, berbuka tidak langsung makan besar agar perut tidak kaget.

Paling bagus, menurutnya, adalah berbuka dengan air putih yang sesuai dengan suhu tubuh, kemudian mengonsumsi makanan manis agar energi cepat pulih. “Setelah itu, rileks sebentar, bisa diisi dengan shalat Maghrib, kemudian baru makan besar,” ujar Ari.

Penyelaan menuju makan besar ini bermanfaat agar sistem pencernaan bersiap menerima kerja berat dari makan besar. Cara itu sehat bagi pencernaan karena saat perut kosong di siang hari, terjadi peningkatan asam lambung.

Padahal, tidak ada makanan yang masuk sehingga lambung pun dipenuhi oleh asam-asam pencerna makanan. Jika orang menderita gangguan mag, akan terasa nyeri di ulu hati pada minggu-minggu pertama puasa karena dalam hal ini perut belum terbiasa.

Agar terhindar dari nyeri ulu hati, barang siapa yang berpuasa harus tepat memilih makanan, terutama kala berbuka. Hindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gas dan terlalu banyak serat.

Sebagai contoh kol, sawi, nangka, pisang ambon, kedondong, dan minuman bersoda. Agar asam lambung tak meningkat, hindari mengonsumsi makanan yang sulit dicerna sehingga memperlambat pengosongan lambung. Misalnya, makanan berlemak, makanan yang digoreng, cokelat, dan keju.

Makanan-makanan ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung. Jenis makanan tersebut bisa melemahkan klep kerongkongan bawah yang menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan. “Bisa membuat mual dan muntah,” kata Ari.

Jenis makanan yang paling dihindari adalah makanan yang bisa merusak dinding lambung secara langsung apalagi dimakan ketika lambung dalam keadaan kosong.

Antara lain, makanan yang banyak mengandung cuka, merica, pedas, dan bumbu yang kuat. Hindari pula makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung, misalnya kopi, sari buah yang rasanya asam, serta susu dengan krim.

Gangguan pencernaan lain yang sering ditemukan pada pasien Ari yang berpuasa adalah diare yang umumnya timbul pada pagi hari. Penyebab diare karena mengonsumsi makanan yang kurang sesuai dengan pola makan yang berubah.

Paling banyak penyebabnya, yakni makan terlalu pedas, asam, atau banyak mengandung cokelat. Makanan lain yang bisa menjadi pemicu terkena diare adalah makanan yang sudah terkontaminasi bakteri E Coli terlalu banyak, basi, kedaluwarsa, berjamur, berbau tengik, dan kondisi tak layak makan lainnya.

Selasa, 01 Oktober 2013

Cara Kerja Pencernaan


Pada dasarnya sistem pencernaan merupakan satu tabung panjang yang dimulai dari mulut Anda, dilanjutkan turun hingga tenggorokan menuju perut Anda kemudian diteruskan ke usus kecil dan besar hingga rectum dan berakhir di anus.

Dalam perjalanan ini, makanan akan diubah menjadi zat kimia yang dapat diserap tubuh untuk digunakan sebagai energi atau membangun jaringan tubuh yang baru.
Proses Pencernaan Makanan

Pada dasarnya proses pencernaan makanan dibagi dalam dua bagian, yaitu:

    Pencernaan mekanikal. Proses ini terjadi pada mulut dan perut Anda. Gigi anda mengunyah dan memecah makanan menjadi bagian kecil yang dapat Anda telan tanpa tersedak. Dalam perut Anda, proses ini berlanjut dan terus memecah makanan menjadi partikel yang lebih kecil lagi.
    Pencernaan kimiawi. Terjadi pada setiap poin proses pencernaan dalam tubuh di mana enzim dan zat lain seperti hydrochloric acid (berasal dari sel yang terdapat pada jalur menuju perut) dan bile (berasal dari kantung empedu) melelehkan makanan kemudian melepaskan nutrisi yang terkandung agar terserap tubuh.

Memahami Bagaimana Tubuh Mencerna Makanan

Inilah kronologis proses pencernaan makanan dalam tubuh kita yang terjadi setiap setiap hari.

        Mata dan hidung

        Saat Anda melihat makanan lezat, otak akan merespon dengan merangsang organ pencernaan untuk bersiap-siap menerima makanan. Sedangkan bau atau aroma dari makanan lezat dikirimkan melalui sebuah molekul yang terbang dari permukaan makanan menuju ke membran dalam hidung Anda, merangsang sel penerima (reseptor) yang terdapat pada sebuah saraf yang terbentang dari hidung hingga otak Anda.

        Saat sel penerima tersebut berkomunikasi dengan otak Anda, otak akan memberikan perintah untuk, mengeluarkan air liur, memanasi perut dan siagakan usus kecil. Dengan kata lain, penglihatan dan pembauan dari makan menyebabkan mulut berair (mengeluarkan air liur) dan perut Anda berbunyi karena merespon perasaan lapar yang muncul.
        Mulut

        Saat Anda mengangkat sendok menuju mulut Anda, gigi dan kelenjar saliva mulai beraksi. Gigi Anda mengunyah, menghancurkan makanan, memecahnya menjadi lebih kecil, sehingga hasilnya, Anda dapat menelan tanpa tersedak dan membantu enzim pencernaan mencerna makanan dengan lebih baik.

        Pada saat yang bersamaan, kelenjar air liur di bawah lidah dan di belakang mulut Anda mengeluarkan cairan atau air liur, yang berguna untuk melembabkan dan mengatur makanan sedemikian rupa sehingga lidah Anda dapat mendorongnya ke belakang mulut lalu menelannya, dan menyediakan amylase, enzim yang memulai pencernaan karbohidrat kompleks, memecah molekul karbohidrat tersebut menjadi gula.


Saluran-PencernaanSaluran-Pencernaan

    Perut

    Perut Anda dikelilingi oleh otot yang kuat yang bisa melakukan suatu kontraksi yang disebut peristalsis. Tujuannya untuk menggerakkan makanan perlahan melalui perut Anda menuju semacam tempat yang secara mekanis memecah makanan yang sudah hancur setelah di kunyah menjadi partikel yang lebih kecil lagi. Sementara proses ini berjalan, sel-sel pada dinding perut mengeluarkan semacam cairan yang berupa enzim, hydrochloric acid dan lendir (lendir ini melindungi perut dari hydrochloric acid dan enzim).

    Salah satu enzim perut yaitu gastric alkohol dehydrogenase, mencerna sejumlah kecil alkohol, nutrisi yang tidak biasanya yang dapat diserap langsung menuju aliran darah Anda meskipun belum dicerna. Enzim yang lain, seperti cairan dari perut, memulai pencernaan protein dan lemak, memisahkannya dari komponen dasar makanan yaitu asam amino (dari protein) dan asam lemak.

    Sebagian besar, pencernaan karbohidrat agak terhambat meskipun sementara, terhambat di perut, karena cairan perut yang sangat asam sehingga mengnon-aktifkan amylase, enzim pada air liur yang memecah karbohidrat kompleks menjadi gula biasa. Asam dalam perut dapat memecah beberapa ikatan karbohidrat, dengan demikian pencernaan karbohidrat juga terjadi walau sedikit.

    Pada akhirnya, makanan dalam perut Anda tercampur isinya menjadi sebuah sup yang disebut chyme. Saat sup ini sedikit tumpah melewati perut melalui usus kecil, proses pencernaan karbohidrat berlanjut dan tubuh Anda mulai menyerap nutrisi dari makanan yang masuk.
    Usus Kecil

    Saat 'sup' tumpah dari perut menuju bagian usus kecil ini, ada cairan baru yang ikut dilepaskan, yaitu:
        Enzim pankreas dan usus yang menyelesaikan proses pencernaan protein menjadi asam amino dan membantu mencerna lemak serta karbohidrat
        Air empedu, cairan berwarna kehijau-hijauan (terbuat di liver dan disimpan di kantung empedu) yang membantu mencampur lemak dengan air.
        Cairan alkalin pankreas yang membantu mengurangi keasaman 'sup' sehingga amilase dapat membantu secara total mengubah karbohidrat kompleks menjadi gula biasa.
        Dehidrogenase alkohol dalam usus yang membantu mencerna alkohol yang tidak terserap ke dalam aliran darah Anda.

    Saat zat kimia ini sedang bekerja, kontraksi peristaltic di usus kecil menggerakkan makanan melewati sebuah tabung atau lorong sehingga tubuh Anda dapat menyerap gula, asam amino, asam lemak, vitamin dan mineral masuk ke dalam sel pada dinding usus.
    Usus Besar

    Usus besar, tugas utamanya adalah menyerap air dari makanan yang tidak dapat diserap kemudian memerasnya hingga tertinggal sisanya yang berbau dan dibuang melalui anus yang dikenal dengan sebutan feses. Feses terbuat dari material makanan yang tidak dapat dicerna, ditambah dengan sel yang mengelupaskan lapisan dinding usus, dan bakteri yang cukup banyak.

    Peran bakteri dalam usus besar antara lain, memecah nitrogen yang tidak tercerna, menghasilkan gas metan, karbondioksida, dan hidrogen, serta berguna memproses serat untuk menghasilkan short chain fatty acids yang melindungi sel usus besar dari kerusakan akibat kanker.

Itulah proses perjalanan panjang makanan dalam tubuh Anda. Oleh karena itu, sayangi kesehatan pencernaan Anda dengan mengkonsumsi makanan sehat agar bisa bekerja sesuai dengan fungsinya. Semoga bermanfaat.

Senin, 23 September 2013

Hindari Hal Ini Untuk kesehatan Pencernaan


Perut kembung, konstipasi, atau bersendawa, merupakan sedikit dari gangguan pencernaan yang banyak dialami masyarakat dan membuat mereka harus berurusan dengan dokter atau rasa tidak nyaman sepanjang hari.

Padahal, perubahan pola makan sederhana dan gaya hidup sudah cukup untuk membuat pencernaan kembali normal. Berikut adalah kebiasaan buruk yang sebaiknya Anda hindari untuk memiliki pencernaan yang sehat.

1. Menunda buang air besar

Konstipasi alias kesulitan buang air besar dengan tuntas merupakan masalah yang paling banyak terjadi. Penyebab utamanya kebanyakan karena kita terbiasa menunda keinginan untuk ke belakang, baik karena tidak nyaman dengan toiletnya atau karena merasa rasa mulas nanti akan datang lagi.

"Tubuh kita mencerna sepanjang hari dan setelah kita makan ia akan mengirim sinyal yang pada dasarnya meminta agar ruangan di perut di kosongkan. Dengarkan tubuh Anda," kata Amanda Pressman, ahli pencernaan.

2. Makan terlalu malam

Makan atau ngemil terlalu dekat dengan waktu tidur bisa meningkatkan rasa nyeri atau panas (heartburn) yang merupakan gejala dari asam lambung berlebih. Hal itu terjadi karena saat kita berbaring datar makanan mudah terdorong kembali ke kerongkongan.

3. Kurang konsumsi serat

Para ahli merekomendasikan agar kita mengonsumsi 25 gram serat setiap hari. Manfaat serat adalah membantu gerakan usus besar lebih teratur sehingga pola BAB juga teratur, dan mencegah sembelit.

4. Kebanyakan air saat makan

Meneguk terlalu banyak air di waktu makan bisa menyebabkan perut kembung seperti halnya kebanyakan makan. Selain itu terlalu banyak minum air juga akan memicu gejala relfux dengan mendorong isi lambung ke kerongkongan. Minum cukup air memang baik untuk mencegah dehidrasi, tetapi hindari terlalu banyak minum saat makan.

5. Membersihkan usus

Sebagian orang merasa mengonsumsi obat-obatan pencahar lebih efektif untuk membersihkan usus. Padahal, dalam kondisi normal sistem pencernaan kita mampu melakukan "pembersihan" itu hanya dengan cukup makan sayur dan buah. Lagipula obat-obatan laksatif atau pencahar bisa menyebabkan adiksi sehingga usus menjadi malas.

Rabu, 11 September 2013

Tips Kesehatan Pencernaan


Perhatikan setiap anda “ BAB “ :

Apakah anda BAB pada waktu yg hampir bersamaan setiap harinya ?

Apakah BAB anda mengapung atau tenggelam ?

✔ Mengapung artinya cukup serat atau mungkin byk lemak.

✔ Tenggelam artinya terlalu banyak protein daging / terlalu manis / terlalu banyak karbohidrat & rendah serat.

Tapi BAB yg sehat sebaiknya mengapung ( cukup sayur & serat ).

Kalau BAB anda selalu tenggelam maka sebaiknya anda mengubah pola makan anda dengan menaikan kadar serat dan sayur.

Kalau BAB anda Tidak rutin ataupun dalam waktu yg tuidak menentu artinya dalam pencernaan anda telah terjadi gangguan , mungkin anda belum merasakannya sekarang tetapi jelas ada Some Thing Wrong dg pencernaan anda .

Seberapa banyak tubuh anda menyerap racun pencernaan sisa metabolisme protein?

Coba buktikan sendiri, cacah daging & biarkan, amati pembusukan yg terjadi dalam 12 jam , 24 jam dan 32 jam, proses ini juga terjadi di lambung anda.

Jadi perhatikan pembuangan / pembersihan pencernaan anda itu penting.

Pengen tahu kesehatan pencernaan anda..?

Coba lakukan test sederhana ini :

☀ Minum pil norit / arang aktif 10 tab pada sore hari sebelum tidur, & tunggu sampai kapan BAB hitam anda akan muncul.

Jika hasil test :

҉ Keluar dlm 12 jam , artinya Pencernaan anda sangat baik.

҉ Keluar dlm 24 jam , artinya Pencernaan cukup baik.

҉ Keluar dlm 32 jam , artinya anda harus Waspada krn pencernaan anda BURUK,

Coba anda tinjau lagi pilihan komposisi makanan anda terutama porsi daging dan sayurnya,

Dengan pola BAB seperti ini kemungkinan dalam 10 thn – 15 thn lg ada kemungkinan akan bisa terserang kanker Usus Besar atau ditempat lainnya .

.҉ Keluar dlm >32 jam , artinya Pencernaan anda SANGAT BURUK,

Anda harus sudah memulai pola diet yang ketat dan tinggi serat, karena racun dan sisa makanan yg terlambat dibuang akan membuat kesehatan terganggu , nafas bau, rentan penyakit, daya tahan tubuh rendah, & dalam 15 th resiko KANKER usus.
Semoga bermanfaat artikel diatas ya guys :)

Jumat, 30 Agustus 2013

Makanan Terbaik Dan Terburuk Bagi Pencernaan


Menurut penelitian terbaru dalam jurnal Nature Immunology, sayuran dan buah-buahan adalah makanan terbaik bagi pencernaan. Selain itu, ada berbagai makanan lain yang baik dan juga buruk untuk pencernaan yang perlu Anda ketahui. Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Buah dan sayur
Kedua makanan tersebut bagi pencernaan karena mengandung serat tinggi. Serat sendiri merupakan salah satu nutrisi yang berkhasiat untuk melancarkan buang air besar.

Gandum utuh
Beberapa jenis makanan yang terbuat dari gandum utuh adalah brown rice dan tepung gandum. Sama seperti buah dan sayur, gandum utuh kaya akan serat dan baik bagi pencernaan.

Pisang
Salah satu buah yang memiliki manfaat kesehatan spesifik bagi pencernaan adalah pisang. Buah yang satu ini aman di lambung dan cocok dikonsumsi ketika Anda mengalami muntah dan diare.

Air putih
Air putih memang sebenarnya bukan termasuk makanan, namun minuman ini juga baik bagi pencernaan. Sebab air membantu usus mendorong makanan untuk diproses dalam sistem pencernaan.

Jahe
Rempah seperti jahe, kunyit, dan peppermint adalah solusi alami untuk mengatasi masalah perut. Cobalah menikmati teh jahe atau peppermint untuk membuat perut terasa lebih nyaman.

Yogurt
Yogurt dan makanan kaya probiotik lainnya juga baik bagi sistem pencernaan. Di dalamnya mengandung bakteri baik yang membunuh bakteri jahat di dalam usus.

Asparagus
Berikutnya ada asparagus, makanan yang mengandung prebiotik. Prebiotik mengandung serat yang dibutuhkan oleh probiotik agar jumlahnya bisa berlipat ganda. Jadi jangan ragu makan asparagus, bawang bombai, dan kacang-kacangan yang juga kaya probiotik demi menjaga kesehatan pencernaan.

Makanan pedas
Sekarang beralih pada makanan yang terburuk untuk pencernaan. Pertama, ada makanan pedas karena sifatnya yang bisa memicu refluksi asam lambung bagi beberapa orang.

Kafein
Sama seperti makanan pedas, kafein juga memicu refluksi asam lambung sehingga membuat makanan terancam naik kembali ke kerongkongan. Jadi minuman berkafein seperti kopi termasuk dalam konsumsi yang buruk bagi pencernaan.

Soda
Soda atau minuman yang asam lain pun memiliki sifat seperti makanan pedas dan soda. Jangan meminumnya jika tidak ingin mengalami masalah dalam sistem pencernaan.

Lemak jenuh
Beberapa makanan berlemak jenuh bukan cuma membuat gemuk, tetapi juga buruk bagi pencernaan. Sebab makanan berlemak jenuh meningkatkan risiko diare karena tubuh kesulitan dalam menyerap lemak.

Alkohol
Alkohol termasuk dalam makanan berikutnya yang buruk bagi pencernaan. Sifatnya adalah memicu refluksi asam lambung dan inflamasi dalam lambung.

Susu
Terakhir, ada susu yang membuat perut kembung. Terutama bagi orang-orang yang memiliki intoleransi laktosa. Susu yang dimaksud di sini pun adalah yang berasal dari sapi.

Itulah berbagai makanan sekaligus makanan terbaik dan terburuk untuk pencernaan.
Semoga manfaat:)

Rabu, 21 Agustus 2013

Prinsip Memilih Makanan Yang Baik untuk Pencernaan Si Buah Hati


Bayi memerlukan perhatian exstra karena dia belum mampu melakukan segala sesuatunya sendiri. Kita sebagai orangtua akan melakukan apapun demi bayi kita. Sebelum bayi kita lahir kita pasti sudah mempersiapkan segala sesuatu keperluan mulai dari pakaian bayi, selimut bayi, susu tambahan. Masing-masing aspek mempunyai dampak bagi kesehatan dan juga pertumbuhan bayi kita. Lingkungan sehat serta nutrisi tambahan serta kondisi lingkungan yang higienis membuat pertumbuhan bayi lebih optimal.

Makanan sangat menentukan pertumbuhan dan daya tahan tubuh bayi. Bayi tumbuh lebih cepat dari orang dewasa, dan dalam setiap pertumbuhan memerlukan nutrisi yang cukup. Pertumbuhan yang cepat memerlukan asupan nutrisi yang exstra dan makanan yang baik. Makanan harus sehat, segar dan kaya nutrisi sehingga dapat membentuk tubuh bayi menjadi sempurna.

Satu yang harus diingat bahwa apa yang baik untuk orang dewasa tidaklah selalu baik untuk bayi. Meskipuun tubuh bayi serupa dengan tubuh orang dewasa, tetapi sistem jasmani mereka belum terbentuk secara sempurna, sehingga mereka memerlukan nutrisi exstra untuk memenuhi pertumbuhan bagi kebutuhan sel-sel dan sistem kekebalan tubuh bayi.

Di tahun-tahun pertama, sistim pencernaan tubuh bayi belum kuat sehingga perutnya belum bisa mencerna  makanan yang kita berikan, sehingga sangat tergantung pada susu ibu. Susu ibu adalah makanan bayi yang penuh nutrisi dan kaya akan zat pembangun kekebalan tubuh bayi.

Gigi bayi akan tumbuh setelah 9 bulan dilahirkan, sampai saat itu bayi kita sangat tergantung pada susu ibu dan pada beberapa kasus memerlukan makanan suplement yang sudah diformulasikan secara hati-hati.

Susu ibu mengandung nutrisi yang sangat lengkap untuk bayi saampai bayi bisa menggigit. Bermacam-macam vitamin, mineral, protein, carbonhidrat dan lemak sangat di butuhkan oleh bayi. Ini dapat kita dapatkan dari sayuran, telur, dan beberapa makanan hewani. Kita harus hati-hati dalam memilih makanan mana yang baik untuk bayi kita.

Dalam beberapa kasus dimana susu ibu hanya sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali makanan bayi pasti akan berubah drastis. Ada banyak makanan bayi yang tersedia di pasar sebagai pengganti kurangnya susu ibu. makanan tersebut biasanya kaya akan vitamin, mineral dan banyak nutrisi lainnya, tapi untuk memulainya kita sebaiknya berkonsultasi kepada neonatologist terlebih dahulu. pemberian makanan bayi ini tergantung pada umur dan berat bayi, bisa juga dikombinasikan dengan air putih dan susu. Anda bisa memilih makanan yang bersertipikat dari badan POM dan Depkes.

Apa yang dapat kita berikan pada bayi kita? Tubuh bayi belum bisa mencerna semua makanan yng kita berikan, sehingga tidak semua makanan boleh kita berikan kepada bayi kita, satu kriteria makanan yang harus kita penuhi untuk bayi kita yaitu makanan yang harus kita pilih harus mengandung nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan dan kekebalan tubuh.

Di tahun ke dua, umumnya bayi memerlukan susu fullcream dan keju untuk dapat menyerap vitamin dan mineral penting. Pada beberapa bayi, susu sapi dapat menimbulkan alergi, kita dapat menggantinya dengan susu kambing. Makanan lain yang dapat menimbulkan alergi pada bayi adalah putih telur, kacang tanah, kacang kedelai, ikan, buah pir, makanan ini bisa menimbulkan alergi pada tubuh bayi.

Tubuh bayi mulai menyerap kalsium yang dapat menunjang pertumbuhan tulang dan gigi, sehingga pemberian supplemen kalsium tidak boleh dilupakan, pemberian vitamain C dan B compleks sangat membantu pembentukan sistim kekebalan tubuh bayi.

Ketika bayi tumbu menjadi balita, mereka bisa diberi makanan yang kaya nutrisi seperti sop ayam dan jus sayuran hijau secara reguler. Jangan lupa susu dan produk susu lain untuk memenuhi kebutuhan kalsium. Zat besi dan folic acid untuk mencegah anemia, keadaan berbahaya dimana bayi kekurangan zat darah merah secara drastis.

Bayi pada awal pertumbuhannya memerlukan kalori exstra, sehingga makanan yang kaya kalori dan karbohidrat sangat di perlukan. Jangan biarkan bayi anda memakan makanan junk food dan air berkarbon dan minuman dingin lainnya. Makanan dan minuman tersebut bisa merusak sistem pencernaan bayi dan tidak memberikan gizi apapun untuk bayi. Kopi, teh, dan alkohol sangat terlarang untuk bayi. Makanan ringan dan makanan manis juga harus dibatasi walaupun tidak harus dihilangkan sama sekali, karena gula murni dibutuhkan untuk menghasilkan energi bagi tubuh. Kita harus menggunakan garam berzodium untuk mencegah penyakit gondok.

Ketika bayi mempunyai cukup gigi kita bisa memberikan nasi, gandum dan sereal. Kacang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi.

Perbanyak makanan yang direbus dari pada digoreng.

Kentang, kubis, tomat, dan bayam sangat di perlukan oleh bayi, kita dapat merebusnya dan menghancurkannya terlebih dahulu sebelum kita memberikan pada bayi kita.

Sumber : Prinsip Memilih Makanan Bayi Yang Baik http://bidanku.com/index.php?/prinsip-memilih-makanan-bayi-yang-baik#ixzz2cf5fNA8h
Follow us: @bidanku on Twitter | bidanku on Facebook

Jumat, 02 Agustus 2013

Menguyah Perlahan Bisa Menjaga Pencernaan


rata orang hanya menghabiskan 20 menit hingga 23 menit dari total waktu gabungan menghabiskan sarapan, makan siang dan makan malam. Rinciannya enam menit untuk sarapan, delapan menit untuk makan siang dan hanya sembilan menit untuk makan malam.

Menurut sebuah survei yang dilakukan Organic Food Stuff Brand Conscious Food, 80 persen peserta yang disurvei mengatakan bahwa, mereka tahu sebenarnya makan terlalu terburu-buru tidak dianjurkan. Namun gaya hidup yang sibuk tidak memungkinkan untuk makan dengan perlahan.

Lebih dari setengah peserta yang disurvei mengaku melahap makan siang mereka sambil melakukan pekerjaan lainnya. Sementara sepertiga lainnya mengaku melahap makan siang mereka begitu cepat, dimana mereka bahkan nyaris tidak melihat makanan mereka.

"Tuntutan pekerjaan adalah penyebab utama bagi para pekerja untuk makan secara cepat. Namun makan dengan cepat dan tidak mengunyah makanan dengan baik, akan berakibat bagi masalah pencernaan anda," kata pendiri Conscious Food Christina Locke, seperti yang dilansir laman Lifestyle.Iafrica, Rabu (3/7).

Locke menjelaskan bahwa waktu yang dihabiskan untuk makan dan mengunyah dengan perlahan makanan sangat penting untuk kesehatan pencernaan kita.

"Enam puluh lima persen orang berpikir bahwa setiap suapan harus dikunyah 10 kali atau bahkan kurang. Namun, pada kenyataannya kita harus mengunyah makanan antara 20 kali hingga 30 kali agar pencernaan kita tetap stabil," pungkasnya.
Semoga Bermanfaat :)